About Me

My photo
Sengata, Kalimantan Timur, Indonesia
Anak yang baru berusia 14 tahun ini sangat senang menjahili temannya. Hobinya sih gak banyak-banyak paling-paling ngenet, makan, main komputer. Memiliki Ciri-Ciri seperti berikut ini lumayan tinggi, rambut selalu berantakan, pake kacamata. Kalu pake baju itu-itu aja yaitu celana panjang dan kaos. Angka kesukaan adalah 7. Dapat julukan monyet dan playboy dari teman-temannya. Tapi tak pernah puTus asa untuk membalasnya. Wuaha..... Namun sering sendiri menjuluki dirinya dengan Aime Uzumaki. Karena paling ngefans dengan yang namanya Yondaime. Apanya yang playboy, mantanQ aja baru lima. Itu pun gk prnah menduakan loh....

18 Oct 2008

Plastik Pembawa Bencana

Plastik merupakan salah satu musuh lingkungan. Plastik merupakan bahan yang tidak dapat diurai oleh bakteri tanah manapun, butuh waktu ribuan tahun untuk satu kantong plastik agar dapat diurai oleh unsur-unsur di tanah. Namun apabila kita menggunakan cara pintas seperti membakarnya. Plastik berbahan dasar minyak bumi baik itu bahan bakunya atau dalam proses pembuatannya. Seperti kita tahu betapa cadangan minyak di perut bumi kita ini sudah sangat-sangat menipis, sedangkan manusia dan ciptaannya mesin bermotor ingin mendapatkan minyak bumi sesuai kebutuhan masing-masing.

Kalau kita perhatikan, mungkin tiada hari kita tanpa memproduksi sampah plastik. Dari mulai bungkus es, plastik hitam bungkus nasi, gelas air mineral, kantong belanja, tempat minuman, dan masih banyak lagi yang bahkan sampai kita gak sadari kalau barang itu bahan dasarnya plastik. Saya sering melihat itu di pusat perbelanjaan. Para kasir sering memisahkan makanan dan pewangi. Namun itu masih dalam batasan normal. Tapi apabila kasir memisahkan suatu barang ke plastik lain padahal plastik itu masih cukup itu sangat mengganggu.

Tapi saya sering melihat sendiri di berita dan pusat perbelanjaan dan tentunya menggunakan mata kepala sendiri. Mereka menggunakan hasil kerajinan daerah Indonesia sebagai kantong belanja. Saya rasa menggunakan kantong belanja dapat mengurangi polusi tanah karena kantong belanja hasil kerajinan biasanya dipakai dari batang tumbuhan yang dapat diurai oleh unsur tanah dan dapat digunakan berulang-ulang.

Sedikit upaya untuk merubah keseharian kita dalam rangka mengurangi bahan pencemar. Di samping itu,kita harus menghargai para pemulung sebagai 'pahlawan sampah'. Di tangan mereka inilah plastik dan bahan yang tidak bisa terurai dapat didaur ulang. Kita bisa bantu upaya mereka dengan memisah sampah organik dan anorganik. Sepertinya program ini pernah dicanangkan pemerintah kita, bahkan sering diberitakan dan diklankan di beberapa media massa. Tapi mungkin sudah dilupakan. Kita mulai dari diri sendiri dan sekarang. Okay........!

0 comments: